Jateng

Polres Batang Resmi Naik Status Jadi Polresta, Kapolda Jateng Minta Tingkatkan Pelayanan Publik

×

Polres Batang Resmi Naik Status Jadi Polresta, Kapolda Jateng Minta Tingkatkan Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini
Polres Batang resmi naik status menjadi Polresta. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo meminta seluruh personel meningkatkan kualitas pelayanan publik, profesionalisme, dan respons terhadap keamanan.
Example 468x60

Jatimmandiri.id- Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah resmi mengukuhkan perubahan status Polres Batang menjadi Polresta Batang.

Kenaikan status tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat pengamanan di wilayah yang terus berkembang.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, menegaskan bahwa perubahan status ini bukan sekadar pergantian nama maupun struktur organisasi.

Menurutnya, peningkatan tipe institusi merupakan bentuk kepercayaan yang harus dibuktikan melalui peningkatan kinerja nyata.

“Perubahan status ini adalah amanah yang harus dijawab dengan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” ujar Kapolda saat menghadiri pengukuhan di Kabupaten Batang, Kamis seperti dilansir Antara.

Jawaban atas Tantangan Kawasan Industri

Kapolda menjelaskan, perubahan status Polres Batang menjadi Polresta merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks seiring pesatnya pertumbuhan kawasan industri di Kabupaten Batang.

Sebagai salah satu daerah dengan perkembangan investasi yang signifikan di Jawa Tengah, Batang mengalami peningkatan aktivitas ekonomi serta mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Kondisi tersebut membutuhkan kesiapan aparat kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Menurutnya, status baru harus diiringi dengan peningkatan kapasitas organisasi, kecepatan dalam merespons berbagai persoalan, serta pelayanan yang semakin profesional.

“Polresta Batang harus menjadi institusi yang responsif, adaptif, dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Personel Diminta Terus Belajar dan Berlatih

Irjen Pol Ribut Hari Wibowo juga mengingatkan bahwa peningkatan status organisasi membawa konsekuensi berupa semakin tingginya harapan masyarakat terhadap kinerja kepolisian.

Karena itu, seluruh personel diminta terus meningkatkan kompetensi melalui proses belajar dan latihan secara berkelanjutan.

“Untuk memperbaiki institusi hanya ada dua cara, yakni belajar dan berlatih. Tetap rendah hati serta berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesannya.

Baca Juga  1.424 Siswa SH Terate Sragen Ikuti Pendadaran, Menuju Pengesahan Warga Tingkat I

Apresiasi untuk Pemerintah Daerah dan Forkopimda

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Batang beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) atas sinergi yang selama ini terjalin dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

Ia menilai kerja sama lintas sektor menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi yang aman, terlebih di tengah pesatnya perkembangan kawasan industri.

Kolaborasi Jadi Kunci Menjaga Keamanan

Kapolda menegaskan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI, pemerintah daerah, dunia usaha, hingga masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi fondasi utama dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Tidak ada satu institusi yang mampu bekerja sendiri. Karena itu, sinergi dan kolaborasi harus terus diperkuat,” ujarnya.

Ia berharap perubahan status menjadi Polresta dapat menjadi awal lahirnya budaya kerja yang semakin profesional, berorientasi pada pelayanan publik, dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *