Jatimmandiri.id – OpenAI mulai memperluas strategi pengembangan ChatGPT dengan membidik pengguna di lingkungan rumah tangga. Perusahaan membuka posisi Product Manager yang akan memimpin pengembangan pengalaman ChatGPT bagi keluarga, pengasuh, dan lansia.
Langkah tersebut terungkap melalui laman karier resmi OpenAI yang mencari kandidat untuk mengembangkan produk AI agar lebih aman, mudah digunakan, dan relevan bagi seluruh anggota keluarga. Posisi ini menjadi sinyal bahwa OpenAI ingin memperluas pemanfaatan ChatGPT, tidak hanya untuk pekerjaan dan pendidikan, tetapi juga untuk kebutuhan sehari-hari di rumah.
Selama ini ChatGPT dikenal sebagai asisten berbasis AI yang banyak dimanfaatkan untuk mencari informasi, menyusun dokumen, membuat konten, hingga membantu pengembangan perangkat lunak. Kini, OpenAI mulai mengarahkan teknologi tersebut agar mampu mendukung aktivitas keluarga, seperti membantu proses belajar anak, mendampingi lansia, hingga mempermudah komunikasi antaranggota keluarga.
Pengembangan tersebut juga menunjukkan persaingan industri AI yang semakin bergeser ke ranah konsumen. Perusahaan teknologi besar seperti Google, Microsoft, dan Meta terus menghadirkan layanan AI yang terintegrasi dengan perangkat maupun aplikasi yang digunakan masyarakat setiap hari.
Meski belum mengumumkan produk atau fitur baru secara resmi, pembukaan posisi strategis ini menjadi indikasi kuat bahwa OpenAI tengah menyiapkan layanan AI yang lebih personal dan inklusif. Pengembangan tersebut diharapkan mampu memperluas adopsi kecerdasan artifisial di lingkungan rumah tangga sekaligus menjawab kebutuhan pengguna dari berbagai kelompok usia.
Di sisi lain, perluasan penggunaan AI juga menghadirkan tantangan baru, terutama terkait keamanan data, privasi, dan perlindungan anak. Karena itu, aspek keamanan diperkirakan menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan pengalaman ChatGPT untuk keluarga.












