Jatimmandiri.id-Petenis Republik Ceko Karolina Muchova memastikan satu tempat di final Wimbledon 2026 setelah mengalahkan unggulan ketujuh asal Amerika Serikat, Coco Gauff, dalam pertandingan semifinal yang berlangsung sengit di Centre Court, London, Kamis (10/7/2026).
Muchova menang melalui pertarungan tiga set dengan skor 6-2, 1-6, 7-6 (10-8). Kemenangan tersebut diraih setelah kedua petenis saling menyelamatkan match point dalam tiebreak set penentu.
Hasil ini mengantarkan Muchova ke final Grand Slam keduanya sepanjang karier setelah sebelumnya tampil di final Prancis Terbuka 2023.
Tiebreak Penentu Berlangsung Menegangkan
Pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi hingga set ketiga. Coco Gauff sebenarnya sempat berada di ambang kemenangan ketika unggul 9-8 pada tiebreak dan memiliki satu match point.
Namun, petenis berusia 22 tahun itu gagal memanfaatkan peluang setelah pukulan forehand yang seharusnya mudah justru menyangkut di net.
“Saya sedikit panik. Saat itu saya mencoba melakukan drop shot, tetapi tidak berjalan sesuai rencana,” ujar Gauff seusai pertandingan.
Kesalahan tersebut menjadi titik balik bagi Muchova. Petenis peringkat kesembilan dunia itu kemudian mencetak lob winner untuk memperoleh match point pertamanya.
Meski kesempatan awal gagal setelah ia terpeleset di lapangan rumput dan Gauff mencetak passing shot, Muchova kembali bangkit. Pada match point berikutnya, ia melancarkan serangkaian pukulan ke sudut lapangan hingga akhirnya forehand Gauff kembali menyangkut di net.
Muchova langsung menutup wajahnya dengan kedua tangan sebagai luapan emosinya setelah memastikan kemenangan.
“Itu pertandingan yang luar biasa. Rasanya seperti naik turun dalam hitungan detik. Saya masih gemetar dan mencoba menikmati momen ini,” kata Muchova.
Duel Penuh Aksi Spektakuler
Salah satu momen terbaik pertandingan terjadi saat tiebreak set ketiga. Muchova melakukan forehand volley sambil menjatuhkan diri di atas rumput untuk memenangkan reli panjang.
Aksi penyelamatan tersebut mengundang tepuk tangan meriah penonton dan mengingatkan publik pada gaya permainan legenda Wimbledon, Boris Becker, yang dikenal berani melakukan diving volley.
Final Sesama Petenis Republik Ceko
Di partai puncak, Muchova akan menghadapi kompatriotnya, Linda Noskova, yang sebelumnya mengalahkan petenis Ukraina Marta Kostyuk dengan skor 6-4, 6-4.
Final tersebut memastikan gelar juara Wimbledon putri 2026 kembali menjadi milik Republik Ceko.
Dalam empat edisi terakhir, petenis Ceko memang tampil dominan di Wimbledon. Sebelumnya, Marketa Vondrousova menjadi juara pada 2023, disusul Barbora Krejcikova pada 2024.
Sementara itu, Noskova yang baru berusia 21 tahun akan menjalani final Grand Slam pertamanya setelah tampil impresif sepanjang turnamen.
Muchova Kembali Bangkit dari Cedera
Keberhasilan mencapai final menjadi pencapaian istimewa bagi Muchova yang dalam dua musim terakhir kerap diganggu cedera pada kedua pergelangan tangannya.
Kini, ia berhasil membuktikan diri sebagai salah satu petenis paling konsisten di level Grand Slam dengan setidaknya mencapai semifinal atau lebih baik di keempat turnamen mayor.
Performa Muchova di lapangan rumput musim ini juga sangat impresif. Ia telah membukukan 11 kemenangan dari 12 pertandingan, termasuk meraih gelar juara di turnamen Bad Homburg.
Coco Gauff Catat Hasil Terbaik di Wimbledon
Meski gagal melangkah ke final, Coco Gauff tetap menorehkan pencapaian terbaiknya di Wimbledon.
Sebelumnya, petenis Amerika Serikat itu hanya mampu mencapai babak keempat dalam tiga kesempatan, termasuk saat mencuri perhatian dunia sebagai remaja berusia 15 tahun pada edisi 2019.
Sebelum semifinal ini, Gauff juga unggul dalam rekor pertemuan dengan Muchova dengan enam kemenangan dari tujuh laga. Namun, petenis Ceko itu kembali membuktikan kualitasnya setelah juga mengalahkan Gauff di Stuttgart pada April lalu.
Final Wimbledon 2026 antara Karolina Muchova dan Linda Noskova diprediksi berlangsung menarik. Selain menghadirkan duel sesama petenis Republik Ceko, laga tersebut juga akan melahirkan juara baru di turnamen tenis paling bergengsi di dunia.












