Jatimmandiri.id – Petenis Ukraina, Marta Kostyuk, mencatatkan sejarah baru dalam kariernya setelah berhasil melaju ke semifinal Wimbledon 2026. Pada laga perempat final yang berlangsung di Centre Court, Rabu (8/7/2026), unggulan ke-12 itu mengalahkan petenis Italia Jasmine Paolini dengan skor meyakinkan 6-3, 6-2.
Kemenangan tersebut menjadi pencapaian terbaik Kostyuk di Wimbledon sekaligus mengantarkannya ke semifinal turnamen Grand Slam lapangan rumput untuk pertama kalinya.
Marta Kostyuk Tampil Dominan di Centre Court
Bermain untuk pertama kalinya di Centre Court Wimbledon, Kostyuk menunjukkan permainan yang tenang dan agresif sejak awal pertandingan. Ia mampu mengendalikan jalannya laga melalui servis yang solid serta pukulan-pukulan akurat dari garis belakang.
Usai memastikan kemenangan melalui match point kedua, Kostyuk langsung mengangkat kedua tangan ke udara sebelum berlutut di lapangan sebagai bentuk luapan kegembiraan.
Setelah berjabat tangan dengan Paolini, petenis berusia 24 tahun itu bahkan melakukan putaran kecil (pirouette) sebagai selebrasi atas keberhasilannya menembus semifinal.
Dalam wawancara seusai pertandingan, Kostyuk mengaku sempat merasa takjub saat pertama kali memasuki Centre Court.
“Saya benar-benar terpukau saat pertama kali masuk ke Centre Court. Rasanya luar biasa. Saya bahkan merasa membutuhkan satu hari untuk mencerna semua pengalaman itu. Sembilan tahun lalu saya pernah duduk di tribun sebagai penonton untuk menyaksikan Roger Federer bertanding,” ujarnya.
Melanjutkan Tren Positif Musim Ini
Kemenangan atas Paolini memperpanjang performa impresif Kostyuk sepanjang musim. Dalam 22 pertandingan terakhir di ajang WTA, ia berhasil memenangkan 21 pertandingan, menjadikannya salah satu petenis dengan performa terbaik dalam beberapa bulan terakhir.
Sebelumnya, Kostyuk juga sukses mencapai semifinal French Open 2026. Namun, langkahnya saat itu terhenti setelah dikalahkan petenis muda Rusia, Mirra Andreeva, yang kemudian keluar sebagai juara.
Jasmine Paolini Gagal Mengulang Prestasi Tahun Lalu
Di sisi lain, Jasmine Paolini gagal mempertahankan performa apiknya setelah musim lalu menjadi finalis Wimbledon.
Unggulan ke-13 asal Italia tersebut tampil di bawah performa terbaiknya dengan mencatatkan 26 kesalahan sendiri (unforced errors) dan hanya menghasilkan delapan pukulan winner sepanjang pertandingan.
Kekalahan ini sekaligus mengakhiri harapan Paolini untuk kembali melangkah ke babak empat besar.
Semifinal Wimbledon 2026 Hadirkan Wajah Baru
Wimbledon 2026 mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya pada era Open, keempat semifinalis sektor tunggal putri merupakan petenis yang belum pernah mencapai semifinal Wimbledon sebelumnya.
Di semifinal, Marta Kostyuk akan menghadapi petenis Republik Ceko, Linda Noskova, yang menjadi unggulan kesembilan.
Noskova memastikan tiket semifinal setelah menundukkan unggulan ke-25 asal Belgia, Elise Mertens, dengan skor 6-3, 7-5.
Linda Noskova Sedang Bersinar di Lapangan Rumput
Bagi Noskova, semifinal Wimbledon 2026 juga menjadi semifinal Grand Slam pertama sepanjang kariernya.
Petenis berusia 21 tahun itu sedang tampil luar biasa di lapangan rumput dengan mencatatkan rekor 10 kemenangan dari 11 pertandingan musim ini.
Dalam dua musim terakhir, Noskova juga menjadi petenis putri dengan kemenangan terbanyak di lapangan rumput, yakni 18 kemenangan, mengungguli Elise Mertens, Emma Navarro, dan Amanda Anisimova yang sama-sama mengoleksi 15 kemenangan.
Saat menghadapi Mertens, Noskova tampil sangat solid. Ia tidak kehilangan satu gim servis pun dan memenangkan 79 persen poin dari servis pertamanya, menjadi statistik servis terbaiknya sepanjang Wimbledon tahun ini.
“Saya memang sedikit gugup sebelum pertandingan. Namun biasanya ketika pertandingan terasa sangat penting dan saya memberi tekanan kepada diri sendiri, justru saat itulah saya bermain lebih baik,” kata Noskova.
Duel Semifinal Wimbledon 2026
Selain laga antara Marta Kostyuk dan Linda Noskova, semifinal lainnya mempertemukan unggulan ketujuh asal Amerika Serikat, Coco Gauff, melawan petenis Republik Ceko, Karolina Muchova.
Noskova dan Muchova juga mencatat sejarah sebagai pasangan petenis Republik Ceko pertama yang sama-sama mencapai semifinal Grand Slam sejak Australia Terbuka 2019.
Sementara itu, Wimbledon 2026 juga menjadi ajang kebangkitan generasi muda. Tiga dari empat semifinalis berusia di bawah 25 tahun, yakni Marta Kostyuk (24 tahun), Linda Noskova (21 tahun), dan Coco Gauff (22 tahun). Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak sejak Wimbledon 2014.
Peluang Menuju Final Wimbledon
Pertemuan antara Marta Kostyuk dan Linda Noskova diprediksi berlangsung sengit. Keduanya sama-sama sedang berada dalam performa terbaik dan berambisi mencatat sejarah dengan tampil di final Wimbledon untuk pertama kalinya.
Siapa pun pemenangnya akan melangkah ke partai puncak yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu mendatang.












