Sportainment

Hujan Skor Telak Warnai Babak Penyisihan Kejurprov Pencak Silat Jatim 2026

×

Hujan Skor Telak Warnai Babak Penyisihan Kejurprov Pencak Silat Jatim 2026

Sebarkan artikel ini
Hari pertama langsung diwarnai oleh dominasi luar biasa dari beberapa kontingen.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri – Gelaran bergengsi Kejurprov Pencak Silat Jawa Timur 2026 resmi menabuh genderang persaingan pada Senin, 18 Mei 2026.

Memperebutkan Piala Bergilir Ketum IPSI Jatim Ir H Bambang Haryo, ratusan pesilat terbaik dari berbagai kabupaten dan kota se-Jatim langsung tampil habis-habisan di babak penyisihan sesi kedua yang berlangsung di tiga gelanggang.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Laga yang digelar sejak pukul 14.00 hingga 17.00 WIB ini menjadi ajang pembuktian awal, sekaligus langkah perdana menuju pentas nasional PON XXII/2028 NTB-NTT.

Hari pertama langsung diwarnai oleh dominasi luar biasa dari beberapa kontingen. Di Gelanggang 2, pesilat putra asal Surabaya, M Asadullah Dwi Octavianto yang turun di Kelas C Putra, tampil kesetanan dengan menumbangkan wakil Kabupaten Tulungagung lewat skor mencolok 28-0.

Kemenangan mutlak ini disusul oleh Mochammad Rafli Aura (Sidoarjo) yang menyudahi perlawanan sengit pesilat Kota Kediri dengan skor 29-14.

Tak kalah gemilang, di sektor putri (Kelas B Pi), Ghefira Dinda Aulia dari Kota Malang sukses membungkam perwakilan Magetan dengan skor telak 47-17 di Gelanggang 1.

Kemenangan dominan juga dicatatkan oleh Nora Vida asal Sampang yang menang WMP (Win by Master Penalty/Hukuman) atas lawannya dari Bondowoso dengan skor akhir 31-0.

Di balik dominasi beberapa atlet, tensi panas dan drama di atas matras juga tersaji di Kelas C Putra Gelanggang 3.

Pertarungan antara Muhammad Farhad Akbar (Kota Mojokerto) melawan Hadi Prasetyo (Banyuwangi) menjadi salah satu laga paling menghibur. Kejar-mengejar angka terjadi sebelum akhirnya Hadi Prasetyo mengunci kemenangan tipis dengan skor 36-30.

Nasib kurang beruntung harus dialami oleh beberapa pesilat yang dinyatakan disdiskualifikasi (DIS) maupun undisqualified/undecided* (UD), seperti yang terjadi pada laga kelas C Putra di Gelanggang 3 antara Jombang melawan Magetan serta Pasuruan melawan Ngawi.

Baca Juga  Camavinga Dicoret dari Skuad Prancis untuk Piala Dunia 2026, Deschamps Andalkan Generasi Baru

Hingga berakhirnya sesi kedua di hari pertama, distribusi kemenangan tampak cukup merata. Kontingen kuat seperti Surabaya, Sidoarjo, Banyuwangi, Malang, dan Tuban berhasil mengamankan beberapa slot penting untuk melaju ke babak berikutnya.

Dengan atmosfer kompetisi yang langsung memanas sejak hari pertama, Kejurprov Pencak Silat Jatim 2026 dipastikan akan terus menyajikan duel-duel klasik sarat gengsi hingga partai final pada 21 Mei mendatang. (bin)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *