Sportainment

Naomi Osaka Singkirkan Aryna Sabalenka

×

Naomi Osaka Singkirkan Aryna Sabalenka

Sebarkan artikel ini
Naomi Osaka mengalahkan Aryna Sabalenka 6-2, 7-6 untuk lolos ke perempat final Wimbledon 2026. Kemenangan ini menjadi yang pertama atas petenis nomor satu dunia sejak 2019 dan mengakhiri rekor impresif Sabalenka.
Example 468x60

Jatimmandiri.id – Naomi Osaka mencatatkan salah satu kemenangan terbesar dalam kariernya setelah menumbangkan petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, dengan skor 6-2, 7-6 (7-2) pada babak 16 besar Wimbledon 2026, Minggu (5/7/2026).

Hasil ini sekaligus mengantarkan Osaka ke perempat final Wimbledon untuk pertama kalinya.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kemenangan tersebut menjadi momen istimewa bagi petenis Jepang itu.

Sebab, sebelumnya ia selalu kalah dalam tiga pertemuan melawan Sabalenka sepanjang musim 2026, termasuk di babak yang sama pada French Open bulan lalu.

Tak hanya itu, Osaka juga mengakhiri catatan buruknya saat menghadapi petenis peringkat 10 besar dunia di turnamen non-lapangan keras.

Sebelum laga ini, ia belum pernah menang dalam 13 pertandingan melawan petenis Top 10 di permukaan selain hard court.

Osaka Tampil Agresif Sejak Awal

Sejak set pertama dimulai, Naomi Osaka langsung menunjukkan permainan menyerang.

Pukulan-pukulan keras dan datarnya membuat Aryna Sabalenka kesulitan mengembangkan permainan.

Cuaca hangat yang mencapai sekitar 28 derajat Celsius (82 Fahrenheit) turut membuat bola melaju lebih cepat, kondisi yang dimanfaatkan Osaka untuk terus menekan lawannya.

Sabalenka mengakui Osaka tampil luar biasa.

“Dia benar-benar mengungguli saya. Permainannya berada di level yang luar biasa,” ujar Sabalenka usai pertandingan.

Osaka mengaku kekalahan beruntun dari Sabalenka sepanjang musim membuatnya semakin termotivasi.

“Kekalahan-kekalahan itu sangat menyakitkan. Karena itu saya ingin membalikkan keadaan, dan saya bersyukur akhirnya bisa melakukannya,” kata Osaka.

Kemenangan Perdana Osaka di Centre Court

Sesaat setelah memastikan kemenangan, Osaka merayakannya dengan mengepalkan tangan, tersenyum lebar, lalu mengangkat raket di atas kepala sambil berputar di Centre Court.

Ia menyebut kemenangan tersebut sebagai salah satu momen paling membahagiakan dalam kariernya.

Baca Juga  Naomi Osaka Cetak Sejarah di French Open 2026, Tantang Aryna Sabalenka di Babak 16 Besar

“Sudah lama saya tidak menikmati pertandingan seperti ini. Bisa melakukannya di Centre Court benar-benar sangat berarti bagi saya,” ungkap Osaka.

Kemenangan atas Sabalenka juga menjadi kemenangan pertama Osaka atas petenis nomor satu dunia sejak mengalahkan Ashleigh Barty di Beijing pada 2019.

Setelah itu, karier Osaka sempat terhenti karena mengambil jeda dari dunia tenis demi menjaga kesehatan mental pada 2021, sebelum kembali vakum sepanjang 2023 karena menjalani cuti melahirkan.

Statistik Pertandingan Berpihak kepada Osaka

Naomi Osaka tampil sangat efektif sepanjang pertandingan yang berlangsung kurang dari satu setengah jam.

Beberapa statistik penting antara lain:

  • Ace: Osaka 8, Sabalenka 5
  • Winner: Osaka 21, Sabalenka 15
  • Persentase servis pertama masuk: Osaka 87 persen, Sabalenka 69 persen
  • Osaka berhasil menyelamatkan dua break point yang dihadapinya.

Sebaliknya, Sabalenka banyak melakukan kesalahan sendiri, terutama saat tie-break set kedua yang menjadi penentu kemenangan Osaka.

“Saya tidak bermain dalam performa terbaik, sementara dia mungkin memainkan pertandingan terbaiknya. Dalam tenis, situasi seperti ini memang bisa terjadi,” ujar Sabalenka.

Rekor Sabalenka Akhirnya Terhenti

Kekalahan ini sekaligus mengakhiri sejumlah catatan impresif milik Aryna Sabalenka.

Ia sebelumnya mencatat 121 pertandingan Grand Slam tanpa kalah dua set langsung, sebuah rekor yang berlangsung sejak US Open 2020. Catatan tersebut merupakan rekor kedua terpanjang di Era Terbuka setelah Martina Navratilova yang membukukan 143 pertandingan.

Selain itu, Sabalenka juga datang ke Wimbledon dengan modal 21 tie-break Grand Slam beruntun tanpa kekalahan, melampaui rekor sebelumnya milik Novak Djokovic yang mencatat 19 kemenangan tie-break berturut-turut.

Rentetan tersebut akhirnya terhenti di tangan Osaka.

Tak hanya itu, ini menjadi kali pertama Sabalenka gagal mencapai perempat final Grand Slam sejak French Open 2022, sekaligus mengakhiri rekor 14 Grand Slam beruntun selalu menembus delapan besar.

Baca Juga  Final French Open 2026: Mirra Andreeva vs Maja Chwalinska, Duel Bintang Muda dan Kuda Hitam di Roland Garros

Perjalanan Baru Naomi Osaka

Musim 2026 menjadi titik balik bagi Naomi Osaka di turnamen non-hard court. Beberapa pencapaian penting yang berhasil ia ukir antara lain:

  • Untuk pertama kalinya lolos ke pekan kedua Grand Slam non-hard court di French Open 2026.
  • Menembus final turnamen lapangan rumput WTA Bad Homburg untuk pertama kalinya.
  • Mencatat kemenangan perdana atas petenis Top 10 dunia di turnamen non-hard court melalui keberhasilannya mengalahkan Aryna Sabalenka di Wimbledon.

Meski sebelumnya mengalami cedera kaki saat final Bad Homburg, Osaka mampu bangkit dan menunjukkan performa terbaiknya di Wimbledon.

Pada babak perempat final, Osaka akan menghadapi Karolina Muchova, yang sebelumnya menyingkirkan juara Wimbledon 2024, Barbora Krejcikova, dengan skor 7-5, 5-7, 6-3.

Dengan performa impresif yang ditunjukkan sejauh ini, Osaka berpeluang melangkah lebih jauh dan kembali menjadi kandidat kuat peraih gelar Grand Slam.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *