Sportainment

Hari Pertama Kejurprov IPSI Jatim 2026 Hadirkan Persaingan Sengit

×

Hari Pertama Kejurprov IPSI Jatim 2026 Hadirkan Persaingan Sengit

Sebarkan artikel ini
Sejak pukul 08.00 hingga 12.00, para pesilat terbaik dari berbagai kabupaten/kota saling sikut demi mengamankan tiket ke babak berikutnya.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Gelaran bergengsi Kejurprov IPSI Jawa Timur 2026 resmi dimulai. Bertempat di Gor Pancasila Surabaya, ajang yang menjadi batu loncatan menuju PON XXII/2028 NTB – NTT ini langsung menyajikan atmosfer panas sejak babak penyisihan pertama, Senin, 18 Mei 2026.

Sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, para pesilat terbaik dari berbagai kabupaten/kota saling sikut demi mengamankan tiket ke babak berikutnya.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Ketegangan langsung memuncak di partai-partai awal. Pada kategori F Putra, laga pembuka antara Moh Husnul Alvin (Kab Probolinggo) melawan Alanshor Musa Wijaya (Kota Kediri) terpaksa berakhir prematur dengan keputusan diskualifikasi untuk Alanshor.

Namun, tensi langsung mencair di partai ke-4 saat Ryan Sahroni Aribillah (Bondowoso) sukses menundukkan Muhammad Nur Rohman (Pacitan) dengan skor meyakinkan 17-5.

Beralih ke kategori A Putri, dominasi terlihat sangat mencolok. Sarafah Abadiyah asal Bangkalan tampil luar biasa dengan menggilas Dwi Fitri Apriliya (Jombang) lewat skor telak 17 lawan minus 7 (-7).

Langkah impresif ini juga diikuti oleh Annisa Diah Miftakhul Awaliyah (Ponorogo) yang menang 29-9 atas Nasywa Alifia Sandi Putri (Kota Pasuruan).

Tak kalah memukau, Destia Widian Santika dari Nganjuk berhasil menghempaskan perlawanan Riyanti Dian Larasanty (Ngawi) dengan skor mencolok 34-4.

Di kategori E Putra, pesilat tuan rumah Amirulloh Karim (Surabaya) sukses menghibur publik dengan kemenangan telak 32-7 atas Nugraya Arva D. (Jember).

Meski demikian, Ngawi berhasil membalas di partai lain lewat aksi Ifan Fahri Husaini yang menang mutlak 22 lawan minus 5 (-5) atas Malik Hideyeh (Sampang).

Sementara itu, Ahmad Ilham Zulfia (Pamekasan) juga melaju mulus setelah membungkam Imam Ruslan Afandi (Lumajang) dengan skor 22-4.

Kepala Bagian Humas IPSI Jatim, Ir Arief Sosiawan, menyampaikan bahwa ajang ini berlangsung intensif. Animo masyarakat sangat tinggi demi menyaksikan para pesilat muda dari 38 kab/kota.

Baca Juga  Perebutkan Piala BHS, 390 Pesilat dari 38 Daerah Siap Gebrak Kejurprov IPSI Jatim

“Sejauh ini acara berjalan lancar dan kondusif. Sejak pagi, masyarakat sangat antusias menyaksikan pertandingan. Begitu pun para pesilat yang tampil memukau selama sesi kesatu pertandingan hingga sesi ketiga,” ujarnya.

Wawan, sapaan karib Arief Sosiawan, menyebut total ada sebanyak 390 atlet yang bertanding dalam Kejurprov kali ini. Pada sesi pertama, total ada 96 pesilat yang tampil di tiga gelanggang. Disusul sesi kedua dengan 96 pesilat.

“Di beberapa pertandingan tensi berlangsung panas namun kondusif,” tuturnya.

Pada sesi pertama di arena 1 kelas B Putra, M Rizky Hidayat (Sidoarjo) tampil perkasa dengan membukukan kemenangan 19-2 atas Ivan Sabdarvanto (Situbondo). Brillian Arsi Maulana (Bondowoso) dan Famay Ahmad Al Silmi (Lamongan) juga sukses mengunci kemenangan atas lawan-lawannya.

Namun drama kembali terjadi di kelas D Putra ketika Andika Rianto (Ponorogo) harus menerima pil pahit terkena diskualifikasi. Alhasil memberikan kemenangan otomatis bagi Doni Hendrawan (Kab Mojokerto).

Di kelas yang sama, Mohamad Pandu Wijaya (Nganjuk) menang besar 29 lawan minus 1 (-1) atas Refando Nizam (Ngawi), disusul kemenangan tipis nan mendebarkan dari Miftah Utomo (Jember) yang menyudahi perlawanan Raffa Ali Kumara (Kab. Madiun) dengan skor ketat 28-20.

Sebagai hidangan penutup di sesi pagi, kategori A Putra menyajikan pertarungan paling dramatis. Abdul Rozakhi (Jember) harus berjuang mati-matian hingga tetes darah terakhir untuk menang tipis 26-25 atas Fernando Ardiansyah (Tulungagung).

Sesi pagi di gelanggang 1 ini akhirnya ditutup dengan aksi memukau Hammad Dzulqornain Al Avv (Nganjuk) yang tampil agresif dan menang telak 36-10 atas M Syarif Hidayatullah (Situbondo).

Dengan hasil ini, Nganjuk dan Jember menjadi beberapa tim yang sukses mengirimkan beberapa wakilnya ke babak berikutnya. (bin)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *