Pasuruan, Jatim Mandiri
Kebakaran hutan di lereng Gunung Arjuno merusak jaringan pipa air bersih sepanjang 5,2 kilometer dan mengganggu pasokan air warga Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Merespons kondisi tersebut, YLBH Sarana Keadilan Rakyat Indonesia (YLBH-SKRI) menyalurkan puluhan ribu liter air bersih kepada warga terdampak, Rabu (21/10).
Bantuan disalurkan ke Dusun Cowek, Desa Jatiarjo, menggunakan belasan kendaraan. Puluhan anggota YLBH-SKRI terlibat dalam kegiatan bakti sosial tersebut. Ketua Umum YLBH-SKRI Muhammad Khoirul Huda mengatakan, bantuan diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama pasokan air terganggu.
“Kami hadir di sini karena kebutuhan air bersih tidak bisa ditunda. Kerusakan pipa sepanjang 5,2 kilometer akibat kebakaran hutan telah membuat warga kesulitan. Baksos ini adalah bentuk kepedulian kami, dan kami akan terus mendorong upaya pemulihan,” ujar Khoirul Huda.
Ia menegaskan, akses air bersih merupakan hak dasar masyarakat dan mengajak berbagai pihak bergotong royong membantu warga sekaligus menjaga kelestarian hutan. “Air bersih adalah hak dasar setiap warga negara, bukan kemewahan. Kami dari YLBH-SKRI tidak akan tinggal diam,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga alam agar kerusakan lingkungan tidak semakin membebani masyarakat. Seorang warga penerima bantuan mengaku kesulitan memperoleh air untuk minum, memasak, dan kebutuhan sehari-hari sejak pipa rusak. “Kami berterima kasih pada YLBH-SKRI yang telah memberikan air bersih pada kami. Semoga YLBH semakin jaya dan terus membantu rakyat,” katanya. (dul/ibn)












