Jakarta, Jatim Mandiri
PT Bank Syariah Inonesia (Persero) Tbk (BSI) memperkuat kerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk memperluas akses pembayaran iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan mengintegrasikan layanan keuangan kesehatan.
Kolaborasi tersebut mencakup optimalisasi pembayaran iuran, layanan penggajian pegawai (payroll), serta penjajakan pengembangan layanan perbankan bagi rumah sakit dan fasilitas kesehatan.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, sinergi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kontribusi perbankan dalam ekosistem kesehatan nasional.
Salah satu kemudahan yang disediakan ialah pembayaran iuran BPJS Kesehatan melalui aplikasi BYOND by BSI. Layanan tersebut memungkinkan peserta membayar iuran tanpa harus datang ke kantor cabang.
“Kami melihat peluang sinergi ini dapat terus berkembang, sejalan dengan kebutuhan layanan kesehatan yang semakin dinamis. BSI siap menjajaki berbagai peluang kerja sama, termasuk solusi pengelolaan keuangan dan pembiayaan, untuk mendukung penguatan kapasitas institusi serta pengembangan fasilitas kesehatan,” kata Anggoro seperti dikutip Antara, Senin (12/10).
BSI juga membuka peluang kerja sama antarbisnis (business to business/B2B), pengelolaan transaksi keuangan, serta penjajakan pembiayaan infrastruktur dan modernisasi fasilitas kesehatan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Kerja sama ini melanjutkan kolaborasi sebelumnya melalui layanan cash management system (CMS) untuk pengelolaan likuiditas serta layanan penagihan (collection) iuran peserta individu maupun badan usaha.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito berharap kerja sama tersebut memperluas kanal pembayaran iuran yang mudah, aman, dan menjangkau lebih banyak peserta.
“Kemudahan pembayaran iuran menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran, menjaga kesinambungan kepesertaan aktif, dan memastikan perlindungan kesehatan peserta tetap terjaga,” katanya.
Menurut Prihati, sektor perbankan berperan strategis dalam mendukung penerimaan iuran dan tata kelola keuangan Program JKN yang efektif, transparan, serta akuntabel.
Untuk menjaga keandalan layanan, BSI menyatakan terus memperkuat teknologi informasi, infrastruktur digital, dan keamanan transaksi demi mendukung kebutuhan layanan keuangan yang terintegrasi. (*/ibn)












