Jatim

Jelang HUT ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Gelar Sholat Hajat Bersama Ulama di JKSN

Penulis: Hari AgungEditor: Alif Bintang
×

Jelang HUT ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Gelar Sholat Hajat Bersama Ulama di JKSN

Sebarkan artikel ini
Sholat Hajat
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Sholat Hajat bersama jajaran pimpinan OPD di Kantor Pusat JKSN Surabaya
Example 468x60

Intisari Berita:

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id
  • Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Sholat Hajat bersama jajaran pimpinan OPD di Kantor Pusat JKSN Surabaya, Minggu (11/10/2026) malam.
  • Agenda spiritual jelang Hari Jadi ke-81 Jatim ini diimami Prof. Dr. KH. Asep Saifudin Chalim dan dihadiri ulama Turki, Syekh Muhammad Fadhil Al-Jailani Al-Hasani.
  • Doa bersama difokuskan sebagai ikhtiar batin memohon keselamatan, pembuka pintu berkah pembangunan, serta turunnya hujan yang membawa manfaat.

Surabaya, Jatimmandiri.id — Menjelang peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, ikhtiar spiritual ditempuh Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengiringi kerja-kerja pembangunan teknokratis. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Sholat Hajat bersama jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kantor Pusat Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN), Jalan Siwalankerto II, Surabaya, Minggu (11/10/2026) malam.

Ibadah bersama tersebut menjadi ikhtiar batin kolektif guna memohon perlindungan, keselamatan, kemakmuran daerah, serta keberkahan bagi seluruh masyarakat Jawa Timur dalam menyongsong usia provinsi yang ke-81 pada 12 Oktober 2026.

Dihadiri Ulama Internasional dan Tokoh Pesantren

Pelaksanaan Sholat Hajat berlangsung khidmat dengan dipimpin langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya sekaligus Ketua Umum JKSN, Prof. Dr. KH. Asep Saifudin Chalim, yang bertindak sebagai imam salat.

Majelis doa ini turut dihadiri ulama terkemuka asal Turki, Syekh Muhammad Fadhil Al-Jailani Al-Hasani, yang dikenal luas sebagai keturunan ke-25 dari ulama besar dunia Syekh Abdul Qadir Al-Jailani.

Komponen Agenda Detail Pelaksanaan
Waktu & Lokasi Minggu (11/10/2026) malam, Kantor Pusat JKSN, Jl. Siwalankerto II, Surabaya
Inisiator Kegiatan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran kepala OPD Jatim
Imam Sholat Hajat Prof. Dr. KH. Asep Saifudin Chalim (Ketua Umum JKSN / Pengasuh PP Amanatul Ummah)
Tamu Khusus Syekh Muhammad Fadhil Al-Jailani Al-Hasani (Ulama asal Turki)
Tujuan / Intensi Penguatan spiritual dan doa keselamatan jelang Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur
Baca Juga  Melestarikan Tradisi Sebar Koin di Jamsaren, Kultur Peringatan Maulid Nabi Berpotensi Jadi Wisata Religi

Keseimbangan Ikhtiar Lahir dan Batin Membangun Daerah

Khofifah menegaskan bahwa menakhodai provinsi sebesar Jawa Timur dengan segala dinamika sosial dan ekonominya tidak cukup hanya bersandar pada kalkulasi program kerja fisik semata. Penguatan spiritualitas menjadi pilar penting untuk menyelaraskan kebijakan lahiriah dengan rida Tuhan.

“Sholat Hajat ini menjadi penguatan bagi kami saat Provinsi Jawa Timur memasuki usia ke-81. Karena nyengkuyung banyak hal di Jatim ini harus dilakukan dengan ikhtiar dhohir dan batin. Menyelesaikan beragam dinamika pembangunan, salah satu kunci utamanya adalah membuka pintu langit,” ujar Khofifah.

Menurut Gubernur, doa bersama pimpinan instansi pemerintah ini diharapkan melahirkan ketenangan batin, kebersihan niat melayani, serta kejernihan berpikir bagi para pengambil kebijakan dalam merespons berbagai persoalan kemasyarakatan.

Doa Tolak Balak dan Harapan Curahan Hujan Berkah

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. KH. Asep Saifudin Chalim mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk mengetuk pintu langit dengan memanjatkan doa perlindungan agar bumi Jawa Timur dijauhkan dari segala macam marabahaya, bencana alam, dan musibah.

Kiai Asep juga secara khusus menyelipkan doa permohonan hujan yang membawa maslahat bagi tanah dan warga Jawa Timur, terlebih di tengah tantangan iklim dan kekeringan.

“Semoga kita dijauhkan dari segala bencana, balak dan malapetaka serta diturunkan hujan di Jawa Timur. Hujan yang penuh barokah, hujan yang tidak merusak serta hujan yang tidak menenggelamkan,” tutur Kiai Asep.

Melalui perpaduan ikhtiar spiritual dan komitmen kerja nyata ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap roda birokrasi terus berjalan dalam koridor integritas, melindungi keselamatan warga, serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jatim

Situbondo, Jatimmandiri.id – Jalur bersejarah Anyer-Panarukan berpeluang menjadi penggerak ekonomi, pariwisata, dan pelestarian budaya melalui program Anyer-Panarukan 3R. Kementerian Desa…