Jatimmandiri.id – Kapten Arsenal, Martin Ødegaard, mengajak rekan-rekannya untuk kembali mencetak sejarah dengan menjuarai Liga Champions musim ini.
Setelah sukses mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk meraih gelar Liga Inggris, The Gunners kini membidik trofi Eropa pertama dalam sejarah klub.
Arsenal akan menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) pada partai final Liga Champions yang digelar di Stadion Ferenc Puskas, Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5/2026) waktu setempat.
Pertandingan ini menjadi kesempatan emas bagi tim asuhan Mikel Arteta untuk menorehkan pencapaian terbesar dalam sejarah klub.
Sejauh ini, Arsenal belum pernah meraih gelar Liga Champions. Satu-satunya penampilan mereka di final terjadi pada 2006, saat harus mengakui keunggulan Barcelona.
Kini, generasi baru Arsenal berada di ambang mewujudkan impian yang gagal diraih skuad legendaris Arsene Wenger.
Ødegaard menegaskan keberhasilan menjuarai Premier League musim ini menjadi suntikan kepercayaan diri besar bagi tim. Menurutnya, Arsenal kini memiliki peluang untuk menambah catatan sejarah baru di panggung sepak bola Eropa.
“Tentu ini menjadi sesuatu yang istimewa karena kami berkesempatan meraih pencapaian yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Setelah 22 tahun menunggu, akhirnya kami berhasil menjuarai Premier League. Kini kami ingin menciptakan sejarah yang lebih besar lagi,” ujar Ødegaard kepada wartawan di Budapest.
Gelandang asal Norwegia itu mengaku pengalaman mengangkat trofi juara membuat seluruh pemain semakin termotivasi untuk kembali merasakan momen serupa.
“Ketika Anda sudah merasakan bagaimana rasanya menjadi juara dan mengangkat trofi, tentu Anda ingin mengulanginya lagi. Kami siap menghadapi tantangan ini dan sangat menantikan pertandingan final,” katanya.
Menurut Ødegaard, keberhasilan menaklukkan kompetisi seketat Premier League telah meningkatkan keyakinan seluruh pemain bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi.
“Menjuarai Premier League, yang menurut saya merupakan liga paling sulit di dunia, memberikan kepercayaan diri yang luar biasa. Kami tahu siapa kami dan apa yang bisa kami lakukan,” tambahnya.
Bungkam Keraguan dan Tekanan
Sebelum meraih gelar liga musim ini, Arsenal sempat menghadapi berbagai kritik. Dalam tiga musim terakhir mereka selalu finis sebagai runner-up Premier League.
Selain itu, Arsenal juga gagal melangkah ke final Liga Champions setelah tersingkir di semifinal serta kalah dari Manchester City pada final Carabao Cup musim ini.
Situasi tersebut memunculkan anggapan bahwa Arsenal belum mampu mengatasi tekanan dalam perburuan gelar bergengsi. Namun Ødegaard menilai keberhasilan menjuarai Liga Inggris telah menjawab seluruh keraguan tersebut.
“Gelar Premier League adalah sesuatu yang sangat spesial dan telah lama kami perjuangkan. Selama ini ada banyak tekanan dan suara dari luar yang mengatakan kami tidak mampu melakukannya. Kini semua itu sudah terjawab,” ungkapnya.
Meski demikian, ia menegaskan keberhasilan tersebut tidak mengubah mentalitas tim. Arsenal tetap memiliki ambisi besar untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan.
“Kami ingin datang ke sini dan menang. Karena itu kami harus membawa seluruh energi positif, pengalaman, serta kepercayaan diri yang kami dapatkan sepanjang musim ini,” jelas Ødegaard.
Optimistis Hadapi PSG
Kapten Arsenal itu mengakui PSG merupakan lawan yang memiliki kualitas tinggi dan pengalaman besar di kompetisi Eropa.
Namun ia menegaskan skuad The Gunners memiliki keyakinan penuh terhadap kemampuan sendiri.
“Kami menghadapi tim yang sangat bagus dengan banyak pemain berkualitas. Tetapi kami percaya pada kemampuan kami, gaya bermain yang kami miliki, dan hasil yang bisa kami capai,” katanya.
Ødegaard menambahkan fokus utama Arsenal adalah memainkan permainan terbaik mereka sendiri tanpa terlalu memikirkan tekanan pertandingan final.
“Ini pertandingan besar, tetapi kami siap menghadapinya. Kami percaya sepenuhnya pada tim dan apa yang bisa kami tunjukkan di lapangan. Sekarang kami hanya ingin segera bermain dan memberikan yang terbaik,” pungkasnya.
Kemenangan atas PSG akan menjadi pencapaian bersejarah bagi Arsenal sekaligus melengkapi musim luar biasa mereka dengan dua trofi paling prestisius di level domestik dan Eropa.












