Trenggalek, Jatimmandiri.id – Ribuan pecinta skuter berpotensi menggerakkan pariwisata dan ekonomi pesisir Trenggalek melalui kegiatan Bumi Yakso Berscooter di kawasan Pantai Prigi 360. Pemerintah Kabupaten Trenggalek memanfaatkan jambore komunitas tersebut untuk memperkenalkan destinasi pantai sekaligus mempromosikan akses Jalur Lintas Selatan (JLS).
Wakil Bupati Trenggalek Syah Mohamad Natanegara turut mengikuti kegiatan berkendara bersama komunitas Vespa dari Pendopo Manggala Praja Nugraha menuju Pantai Prigi 360, Sabtu (10/10). Rombongan melintasi JLS yang kini telah tersambung hingga kawasan wisata pesisir tersebut.
Syah mengatakan, kegiatan ini menjadi sarana promosi yang memanfaatkan jaringan komunitas otomotif untuk memperluas pengenalan destinasi wisata Trenggalek.
“Tujuannya menggerakkan pariwisata di Kabupaten Trenggalek. Ini kita riding dari pendopo sampai dengan Pantai Prigi melewati JLS,” ujarnya.
Menurut dia, publikasi melalui komunitas diharapkan dapat menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah. Dengan semakin dikenalnya kawasan pesisir, peluang usaha masyarakat setempat juga diharapkan meningkat.
Bumi Yakso Berscooter berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (11/10), dengan pusat kegiatan di Pantai Prigi 360. Panitia memperkirakan sekitar 3.000 hingga 5.000 penggemar skuter berpartisipasi dalam agenda tersebut.
Jumlah peserta itu berpotensi memberikan dampak bagi pelaku usaha di sekitar lokasi, mulai dari pedagang kuliner, sektor perdagangan, hingga penyedia layanan wisata. Pemerintah daerah berharap peningkatan aktivitas pengunjung dapat ikut mendorong perputaran ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan Pantai Prigi.
Agenda jambore tidak hanya berorientasi pada promosi wisata. Peserta juga dijadwalkan mengikuti kegiatan bersih pantai atau beach clean di kawasan Pantai Prigi 360 untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan destinasi wisata.
Selain itu, Pemkab Trenggalek merencanakan penanaman 1.000 bibit mangrove di kawasan Cengkrong. Upaya tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pelestarian ekosistem pesisir di tengah pengembangan pariwisata.
Syah berharap rangkaian kegiatan itu mampu memperkuat daya tarik wisata sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi warga.
“Kita berharap kegiatan ini mampu memperkenalkan pariwisata di Kabupaten Trenggalek dan mendongkrak perekonomian, khususnya di wilayah Pantai Prigi,” katanya.
Pengembangan JLS juga dinilai penting untuk mendukung kemudahan perjalanan menuju kawasan pantai. Ke depan, konektivitas jalan tersebut diharapkan berlanjut hingga wilayah Munjungan sehingga akses menuju destinasi pesisir Trenggalek semakin terbuka.
Melalui perpaduan promosi komunitas, kegiatan lingkungan, dan peningkatan akses, pemerintah daerah berharap wisata pesisir berkembang tanpa mengabaikan kelestarian alam serta kesejahteraan masyarakat.












