Gresik, Jatimmandiri.id – Paguyuban Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (ORARI) dari komunitas frekuensi 147.280 menggelar temu kangen di rumah Saiin, yang dikenal dengan nama udara Cak Sandi di Dusun Pojok, Desa Kedamean, Gresik, Minggu, 11 Oktober 2026.
Pertemuan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kekompakan antaranggota.
Suasana akrab dan penuh kehangatan mewarnai pertemuan tersebut. Para anggota tampak guyub menikmati hidangan khas rumahan yang disajikan tuan rumah, mulai dari sayur asem, sayur bening, dadar jagung, hingga beragam masakan lainnya.
Kebersamaan semakin terasa dengan sajian ketan sambal, kolak, serta es teh yang menjadi minuman favorit untuk menyegarkan suasana di tengah teriknya musim kemarau.
Tuan rumah, Cak Sandi, mengatakan, pertemuan tersebut merupakan salah satu bentuk silaturahmi yang dapat dilakukan melalui dua cara, yakni bertemu secara langsung di darat maupun berkomunikasi melalui udara menggunakan perangkat radio amatir.
“Silaturahmi bisa dilakukan di darat, yaitu dengan pertemuan seperti ini. Sedangkan di udara dengan menggunakan frekuensi 728 (147.280),” ujar Sandi.
Menurut dia, temu kangen tersebut bukan agenda rutin yang terikat jadwal tertentu. Pertemuan bisa digelar kapan saja ketika ada anggota yang ingin menjadi tuan rumah dan mengundang rekan-rekan sesama penghobi radio amatir.
“Pokoknya yang kepingin mengadakan pertemuan, yang ngomong-ngomong di radio 2 meter band, insyaallah pasti nyambung ke lainnya,” jelas Sandi.
Ia berharap kebersamaan semacam ini terus terjaga. Selain menjadi sarana melepas rindu, pertemuan langsung juga memperkuat persaudaraan yang selama ini terjalin melalui komunikasi radio.
Agenda temu kangen berikutnya direncanakan berlangsung di rumah Cak Mubin, kawasan Benjeng, Gresik, pada pekan depan. Pertemuan tersebut diharapkan kembali menjadi ruang kebersamaan bagi anggota komunitas ORARI untuk mempererat persaudaraan, baik di darat maupun melalui frekuensi udara.
Kaji Warno yang juga datang ke acara menyebut, pertemuan menjadi ajang kangen bagi para anggota frekuensi. “Pokoknya kita berkumpul, cerita-cerita dan dilanjutkan dengan makan bersama. Asik dan pastinya berkah,” kata breaker senior-sebutan untuk anggota ORARI kawakan-ini.












