Kota Besar

Pemkot Surabaya Petakan Venue Porprov Jatim 2027, Libatkan Kampus dan TNI

Penulis: RedaksiEditor: Eko Yudiono
×

Pemkot Surabaya Petakan Venue Porprov Jatim 2027, Libatkan Kampus dan TNI

Sebarkan artikel ini
Pemkot Surabaya memetakan venue Porprov Jatim 2027 dengan menggandeng kampus, TNI, Pemprov Jatim, dan swasta untuk menyiapkan arena pertandingan.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mematangkan persiapan arena pertandingan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X/2027.

Pemetaan dan peninjauan sejumlah fasilitas olahraga dilakukan untuk memastikan kesiapan venue sekaligus mengidentifikasi kebutuhan perbaikan sebelum ajang olahraga tingkat provinsi tersebut digelar.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Untuk memenuhi kebutuhan pertandingan, Pemkot Surabaya tidak hanya mengandalkan fasilitas milik pemerintah kota. Kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, TNI, perguruan tinggi, hingga pihak swasta turut dijajaki agar seluruh cabang olahraga dapat terakomodasi.

Kepala Bidang Olahraga Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Indriatno Heryawan, mengatakan peninjauan venue telah dilakukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur bersama Technical Delegate (TD) sejak Senin (28/9/2026).

“Jadi dari total 68 cabang olahraga (cabor) sebisa mungkin kita upayakan kita tempatkan di venue-venue yang ada di Kota Surabaya,” kata Indri, Jumat (9/10/2026).

Berdasarkan proyeksi sementara, Porprov Jatim 2027 akan mempertandingkan sekitar 68 cabang olahraga, 78 disiplin olahraga, dan 1.046 nomor lomba. Besarnya jumlah pertandingan tersebut membuat kesiapan sarana olahraga menjadi salah satu prioritas dalam tahapan persiapan.

Indri menjelaskan, Pemkot Surabaya akan mengoptimalkan fasilitas olahraga yang sudah tersedia. Perbaikan venue yang dinilai belum memenuhi standar menjadi langkah utama, sedangkan pembangunan fasilitas baru belum menjadi fokus.

“Karena sebagian sudah terbangun, mungkin hanya perbaikan-perbaikan sedikit yang harus kita lakukan. Supaya saat pelaksanaan terlihat lebih layak, lebih bagus, sehingga proper dimanfaatkan oleh teman-teman atlet dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur,” jelasnya.

GBT hingga Kenjeran Masuk Pemetaan Venue

Sejumlah fasilitas olahraga di Kota Surabaya masuk dalam pemetaan untuk mendukung pelaksanaan Porprov Jatim 2027. Lokasi tersebut meliputi kompleks Gelora Bung Tomo (GBT), kompleks olahraga THOR, Lapangan Dharmawangsa, Gelora 10 November, Gelanggang Remaja, serta fasilitas olahraga di kawasan Kenjeran.

Baca Juga  DPRD Surabaya Dukung Rusunami MBR Gagasan Eri

Kompleks GBT memiliki beragam fasilitas yang berpotensi digunakan untuk pertandingan, mulai dari arena dalam ruangan, sirkuit, lapangan sepak bola, hingga lintasan sepatu roda. Sementara itu, kawasan THOR memiliki fasilitas atletik dan lapangan sepak bola.

Lapangan Dharmawangsa juga ditinjau untuk mendukung pertandingan tenis, hoki, dan sofbol. Adapun fasilitas olahraga di kawasan Kenjeran diproyeksikan untuk cabang olahraga voli pantai dan panjat tebing.

Selain fasilitas milik Pemkot Surabaya, sekitar delapan venue milik Pemprov Jawa Timur dan empat venue milik TNI diproyeksikan untuk mendukung penyelenggaraan kompetisi tersebut.

Pemkot Surabaya juga menjajaki pemanfaatan sekitar 12 venue milik perguruan tinggi. Sejumlah kampus yang masuk dalam rencana kerja sama itu antara lain Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Surabaya (Ubaya), Universitas PGRI Adi Buana, dan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA). Fasilitas milik pihak swasta juga berpeluang digunakan.

“Karena jumlah 68 cabor pasti cukup banyak, tidak semuanya bisa tertampung di venue yang dimiliki oleh pemerintah kota. Sehingga kita juga perlu kolaborasi, perlu kerja sama dengan instansi lain,” tutur Indri.

Kepastian Lokasi Ditargetkan dalam Dua Bulan

Pemkot Surabaya menargetkan kepastian lokasi pertandingan dapat diperoleh dalam satu hingga dua bulan ke depan. Setelah venue ditetapkan, perbaikan fasilitas akan dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil evaluasi tim teknis.

“Paling tidak mungkin dalam kurun waktu 1-2 bulan ini harus sudah ada kepastian venue. Kalau sudah kepastian venue, tentu langkah berikutnya adalah bagaimana kita sembari jalan kita memperbaiki venue yang kurang proper,” ungkapnya.

Salah satu fasilitas yang membutuhkan perhatian khusus adalah venue ski air di kawasan Wiyung, tepatnya di sekitar Bozem. Area tersebut perlu dibersihkan karena telah ditumbuhi rerumputan. Selain itu, sejumlah sarana dan prasarana juga membutuhkan perbaikan agar layak digunakan.

Baca Juga  Malam HUT ke-81 RI, Pemkot Surabaya Kenang Perjuangan Veteran dan Perkuat Persatuan

Menurut Indri, penanganan fasilitas ski air tersebut memerlukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), mengingat asetnya berada di bawah kewenangan instansi tersebut.

“Sehingga kita juga perlu komunikasi ke mereka, dan perlu sedikit pembersihan termasuk perbaikan beberapa sarpras yang ada di sana. Dan ini masih dalam tahap proses pemetaan, peninjauan ulang, mana saja venue-venue yang perlu diperbaiki,” jelasnya.

Setelah penetapan lokasi pertandingan, Pemkot Surabaya akan meningkatkan pemantauan untuk memastikan kesiapan setiap venue. Kunjungan bersama perwakilan pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Timur juga direncanakan menjelang pelaksanaan Porprov.

“Seluruh tim nanti pasti mungkin di akhir atau awal tahun mereka juga ada kunjungan bersama dengan tim dari kabupaten/kota untuk melihat venue-venue itu,” tuturnya.

Akomodasi Atlet Turut Disiapkan

Selain kesiapan arena pertandingan, ketersediaan akomodasi menjadi aspek penting dalam mendukung penyelenggaraan Porprov Jatim 2027. Surabaya dinilai memiliki pilihan hotel yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari kawasan timur, utara, selatan, hingga pusat kota.

Ketersediaan penginapan tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan atlet, ofisial, dan rombongan dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur selama kompetisi berlangsung.

“Alhamdulillah di Kota Surabaya ini kalau untuk menginap lumayan banyak. Artinya bahwa hotel yang ada di Kota Surabaya dari kawasan timur, utara, selatan, tengah, itu hampir semuanya ada,” pungkas Indri.

Melalui pemetaan venue, optimalisasi fasilitas yang tersedia, serta kolaborasi dengan berbagai instansi, Pemkot Surabaya berupaya memastikan kesiapan sarana olahraga dan akomodasi untuk menyambut Porprov Jatim 2027.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kota Besar

Oleh: Ferry Is Mirza (FIM) Sekertaris DKP Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim, referensi tafsir Alquran. Tampilkan Gambar Sungguh,.. ini merupakan…