e-Sport

Playtime Dicoret dari Esport World Cup

×

Playtime Dicoret dari Esport World Cup

Sebarkan artikel ini
Tim Dota 2 PlayTime resmi dicoret dari turnamen setelah ESIC melakukan investigasi terkait dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan anggota tim.
Tim Dota 2 PlayTime resmi dicoret dari turnamen setelah ESIC melakukan investigasi terkait dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan anggota tim.
Example 468x60

Jatimmandiri.id – Dunia e-sport kembali dihadapkan pada isu integritas setelah tim PlayTime resmi dikeluarkan dari kompetisi Dota 2 Esports World Cup (EWC) 2026. Keputusan tersebut diambil menyusul penyelidikan yang dilakukan Esports Integrity Commission (ESIC) terhadap dua anggota tim atas dugaan pelanggaran aturan kompetisi.

ESIC mengumumkan skors sementara terhadap pelatih Juan “Vintage” Angulo dan pemain Oswaldo “DarkMago” Herrera. Keduanya diduga melanggar Anti-Corruption Code dan Player Code of Conduct, dua regulasi yang menjadi fondasi dalam menjaga sportivitas dan transparansi kompetisi e-sport profesional.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Menyusul keputusan tersebut, penyelenggara Esports World Cup langsung mencoret PlayTime dari daftar peserta Dota 2. Tim tersebut tidak lagi diizinkan melanjutkan turnamen, sementara pertandingan yang terdampak disesuaikan berdasarkan regulasi resmi penyelenggara.

Hingga kini ESIC belum mengungkap detail dugaan pelanggaran yang sedang diselidiki. Organisasi itu menegaskan bahwa investigasi masih berlangsung sehingga informasi lebih rinci baru akan disampaikan setelah proses pemeriksaan selesai. Selama proses tersebut, seluruh pihak yang terlibat tetap memiliki hak untuk menyampaikan pembelaan sesuai mekanisme yang berlaku.

Kasus ini menegaskan bahwa industri e-sport modern semakin serius dalam menjaga integritas kompetisi. Dengan hadiah Esports World Cup yang mencapai puluhan juta dolar Amerika Serikat dan perhatian jutaan penonton di seluruh dunia, setiap dugaan pelanggaran harus ditangani secara transparan agar kepercayaan publik tetap terjaga.

Dalam beberapa tahun terakhir, ESIC aktif bekerja sama dengan penyelenggara turnamen untuk menangani berbagai kasus, mulai dari dugaan pengaturan pertandingan, penyalahgunaan informasi internal, hingga pelanggaran etika oleh pemain maupun staf. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan perkembangan industri e-sport berjalan seiring dengan penerapan tata kelola yang profesional.

Bagi PlayTime, pencoretan dari Esports World Cup menjadi kerugian besar, baik dari sisi prestasi maupun peluang finansial. Sementara itu, komunitas Dota 2 kini menunggu hasil akhir investigasi ESIC yang akan menentukan apakah dugaan pelanggaran tersebut berujung pada sanksi yang lebih berat atau justru dibatalkan jika tidak ditemukan bukti yang cukup.

Example 300250
Baca Juga  GO1 Mundur dari Esports World Cup 2026 Usai Alami Heatstroke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *