Jatimmandiri.id – Timnas Swiss mencatat sejarah baru setelah memastikan tiket ke perempat final Piala Dunia 2026. Kepastian itu diraih usai mengalahkan Kolombia melalui drama adu penalti dengan skor 4-3 di BC Place, Vancouver, Kanada, Selasa (7/7/2026) waktu setempat.
Laga berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim gagal mencetak gol sepanjang waktu normal hingga babak perpanjangan waktu berakhir dengan skor 0-0, sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Pada babak tos-tosan, Swiss tampil lebih tenang. Kolombia justru kehilangan peluang setelah tendangan bek Davinson Sánchez membentur mistar gawang, sementara eksekusi Cucho Hernández berhasil digagalkan kiper Gregor Kobel.
Rubén Vargas kemudian menjadi penentu kemenangan Swiss setelah sukses menuntaskan tendangan penalti terakhir. Hasil tersebut membawa Swiss menghadapi juara bertahan Argentina pada babak perempat final yang akan berlangsung di Kansas City, Missouri.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Swiss. Untuk pertama kalinya sejak menjadi tuan rumah Piala Dunia 1954, mereka kembali melangkah ke babak delapan besar. Selain itu, Swiss juga mencatat rekor baru dengan memenangi dua pertandingan fase gugur dalam satu edisi Piala Dunia.
Sebaliknya, Kolombia harus kembali mengubur impian mengulang prestasi terbaiknya pada Piala Dunia 2014 ketika mampu mencapai perempat final. Tim berjuluk Los Cafeteros juga kembali tersingkir melalui adu penalti, setelah sebelumnya mengalami nasib serupa saat dikalahkan Inggris pada babak 16 besar Piala Dunia 2018.
Kolombia Sia-siakan Peluang Emas
Kolombia sebenarnya memiliki beberapa kesempatan emas untuk memastikan kemenangan pada babak perpanjangan waktu.
Bek Jhon Lucumí hampir membawa Kolombia unggul melalui sundulan keras yang hanya membentur mistar gawang Swiss. Tak lama berselang, Jáminton Campaz juga memperoleh peluang terbuka setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Swiss yang dipimpin Granit Xhaka. Namun, tendangannya justru melambung di atas mistar meski hanya berhadapan dengan Gregor Kobel.
Swiss Kehilangan Bintang Muda
Swiss tampil tanpa gelandang muda Johan Manzambi yang mengalami cedera saat sesi latihan sehari sebelum pertandingan. Pemain berusia 20 tahun tersebut sebelumnya tampil impresif dengan torehan tiga gol dan dua assist sepanjang empat pertandingan Piala Dunia 2026.
Rubén Vargas juga sempat diragukan tampil karena tidak menyelesaikan latihan pada Senin. Meski demikian, ia masuk sebagai pemain pengganti menjelang akhir waktu normal dan akhirnya menjadi pahlawan kemenangan Swiss lewat penalti penentu.
Selain Manzambi, Swiss juga kehilangan Luca Jaquez dan Michel Aebischer akibat cedera. Sementara Kolombia tidak diperkuat penyerang Jhon Córdoba yang mengalami cedera pada laga sebelumnya melawan Ghana.
Jalannya Pertandingan
Kolombia lebih dahulu mengancam pada menit ke-21 melalui tendangan jarak jauh Gustavo Puerta. Namun, Gregor Kobel mampu menepis bola dan menjaga gawang Swiss tetap aman.
Swiss membalas ancaman pada menit ke-30. Fabian Reider melepaskan tembakan keras yang berhasil ditepis kiper Camilo Vargas. Beberapa menit kemudian, Dan Ndoye juga memperoleh peluang, tetapi kembali mampu diamankan penjaga gawang Kolombia.
Memasuki babak kedua, Swiss mendapatkan tendangan bebas pada menit ke-52. Fabian Reider kembali menjadi eksekutor, tetapi bola hanya mengenai sisi luar jaring gawang.
Meski kedua tim terus saling menyerang hingga babak tambahan waktu, tidak ada gol yang tercipta. Adu penalti akhirnya menjadi penentu, dan Swiss keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3.
Pada babak perempat final, Swiss akan menghadapi tantangan berat melawan Argentina yang sebelumnya bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Mesir dengan skor 3-2 dalam laga dramatis.












